Kopi Arabika

Kopi Arabika merupakan kopi tradisional yang rasanya dianggap paling enak oleh para penikmat kopi. Biji kopi arabika memiliki ciri ciri ukuran biji yang lebih kecil bila dibandingkan biji kopi jenis robusta, kandungan kafein yang lebih rendah, rasa dan aroma yang lebih nikmat serta harga yang lebih mahal.

Kopi Arabika
Kopi Arabika Indonesia

Kopi arabika biasanya diberi nama sesuai dengan dermaga dimana mereka diekspor, dua yang tertua adalah Mocha dan Jawa. Contoh kopi arabika adalah kopi Toraja atau kopi Jawa.

Kopi arabika pertama dideskripsikan oleh Linnaeus pada tahun 1753, Varietas terbaik yang dikenal adalah “Typica” dan “Bourbon” dan dari jenis ini berankea ragam strain telah dikembangkan seperti Caturra (Brazil, Colombia), Mundo Novo (Brazil), Tico (Amerika Tengah), si mungki San Ramon dan Jamaican Blue Mountain.

Berbeda dengan jenis Kopi Robusta, sebagian besar arabika merupakan tanaman semak rimbun dengan daun oval berwarna hijau gelap. Jenis ini secara genetik berbeda-beda dari spesies kopi lainnya, mempunyai empat set kromosom, bukannya dua. Buahnya berbentuk oval dan masak dalam waktu 7 sampai 9 bulan, kopi jenis arabika ini biasanya berisi dua benih (biji kopi) yang rata.

Kopi Arabika rentan diserang oleh hama dan penyakit, oleh karena itu ketahanan terhadap hama penyakit adalah suatu tujan utama dari program pemuliaan tanaman ini. kopi arabika tumbuh di sepanjang Amerika latin, Afrika Tengah dan Indonesia.

Klasifikasi Kopi Arabika

Kopi arabica (Coffea arabica L.)
Klasifikasi
Divisi : Spermatophyta
Sub divisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Bangsa : Rubiales
Suku : Rubiaceae
Marga : Coffea
Spesies : Coffea arabica L.

Ciri Ciri Kopi Arabika

  • Habitus : perdu, tinggi 2 – 3 meter.
  • Batang : tegak, bulat, percabangan monopodial, permukaan kasar, kuning kotor.
  • Daun : tunggal, berhadapan, linjong, tepi rata. Ujung meruncing, pangkal tumpul, panjang 8 – 15 cm, lebar 4 – 7 cm, bertangkai pendek, hijau, pertulangan menyirip, hijau.
  • Bunga : majemuk, bentuk payung, diketiak daun, kelopak lonjong, lima helai, panjang sekitar 3 mm, hijau, tangkai benang sari berlekatan membentuk tabung, panjang sekitar 8 mm, putih, tangkai putik menjulang keluar tabung, putih, mahkota bentuk bintang, lima helai, panjang 7 – 9 mm, putih.
  • Buah : batu, bulat telur, diameter 0,5-1, masih mudah hijau setelah tua merah.
  • Biji : berbentuk setengah bola, salah satu permukaan beralur, panjang 0,5 – 1 cm, putih kehijauan.
  • Akar : tunggang, kuning muda.

Kandungan Kimia dan khasiat kopi arabika.

Daun, buah, dan akar kopi arabika mengandung saponin, flavonoida, dan polifenol, disamping itu buahnya juga mengandung alkaloida. Daun dan biji kopi berkhasiat untuk penyegar badan. Untuk penyagar badan dipakai kurang lebih 15 gram daun muda kopi, dicuci dan dimakan sebagai lalapan atau urapan.

5 thoughts on “Kopi Arabika

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *